Meditasi Pembunuhan Dewa Dan Setan

Meditasi Pembunuhan Dewa Dan Setan

Meditasi pembunuhan apa?

Saya ingin berbagi pengalaman meditasi astral projection, 10 januari 2017, dirumah guru saya, Meditasi Teja Surya. Dimana meditasi ini bertujuan untuk melepaskan roh via sahasrara cakra menuju ke alam Ananda Maya Kosa (bahagia, hening, tak berbentuk), banyak pengalaman yang bisa saya ambil dari pengalaman ini, terutama pelajaran meditasi pembunuhan setan dan dewa.

 

Mantra & Encounter

Meditasi diawali dengan siddhasana pose, chin mudra, dan pranayama, lalu visualisasi cakra-cakra dari bawah keatas. Setelah itu diiringi mantra rahasia dan mantra menuju vortex matahari. Vortex atau terowongan menuju matahari terlihat seperti pusaran jalinan sinar putih yang terjalin secara simetris pada sahasrara yang seperti teratai putih diatas kepala saya, panjangnya tak terhingga menuju keatas. Dimana dari pangkal vortex itu menuju bagian atas seperti menyedot visual dewa dewi yang saya bayangkan selama ini.

meditasi pembunuhan

 

Setelah semua dewa dewi tersedot keatas muncullah sosok dewa wisnu raksasa yang kakinya menginjak kepala saya, tangannya membawa gada emas, ia berkalungkan puluhan matahari yang kilaunya seperti berlian yang jernih. Badannya berupa emas, mukanya sangat cemerlang, seperti matahari yang bersinar terik pada siang hari.

meditasi pembunuhan 2

 

Sinar dari dewa wisnu ini menerangi tubuh saya, mengubah tubuh fisik saya menjadi sabut kelapa berwarna putih dengan inti untaian permata berwarna-warni. Keadaan saat itu yang saya rasakan adalah kaku dan dingin di sekujur badan, tangan dan badan sudah tidak bisa saya gerakkan lagi, bahkan nafaspun terasa berhenti, susah sekali menarik atau membuang nafas. Saya kira itu klimaks nya, ternyata tidak.

 

Para Pengganggu

Seharusnya saya bunuh dewa wisnu yang berdiri diatas kepala saya itu, saya lupa dan hanya terperanjat pada kekaguman saya akan kemaha-besarannya. Bila bertemu buddha ditengah jalan, bunuhlah dia, karena dia akan mengalihkan perhatianmu, membuatmu berhenti dan kagum, dan tidak sampai di tujuan. Karena tujuan saya seharusnya bukan ketemu wisnu, siwa, atau buddha, tujuan saya adalah bertemu kebahagiaan, bukan rupa yang masih berbentuk.

Meditasi tingkat awal, yang menggangu adalah hantu, setan, jin, dan mahluk bawah (preta, gana, dan yaksha). Meditasi tingkat lanjut, yang mengganggu dan menggoda adalah para mahluk cahaya, dewa-dewi yang kita puja.

 

Godaan Bodoh

Kebodohan saya adalah tidak melatih pikiran agar kuat dan tetap terkontrol dalam meditasi tersebut, pikiran saya biarkan terperanjat oleh visual yang dirasakan. Lapisan pikiran dalam tatanan lapisan energi pada tubuh manusia :

  • Anna maya kosa, lapisan dimana meditator merasakan dan menyadari keberadaan tubuh fisiknya, sering dipakai dalam terapi-terapi relaksasi. Lapisan ini bersifat sadguna brahman / rupadhatu / berwujud
  • Prana maya kosa, lapisan energi, kesehatan, penyakit, dan tenaga dalam. Lapisan dimana meditator menggunakan energi dalam dan luar tubuh untuk kesehatan, atau ritual mistik lainnya. Lapisan ini bersifat sadguna brahman / rupadhatu / berwujud
  • Mano maya kosa, lapisan pikiran, mental, emosi, nafsu. Lapisan dimana meditator mampu menyadari pikirannya, merasakan sensasi-sensasi emosi dalam objek meditasi, berkeinginan untuk lebih dekat dan mengamati objek meditasi. Lapisan ini bersifat sadguna brahman / rupadhatu / berwujud
  • Jnana maya kosa, lapisan kesadaran dan kebijaksanaan. Seringkali dalam lapisan ini meditator berkomunikasi dengan sang objek, mendapatkan pesan-pesan, dibukakan pikirannya, mendapatkan pengertian-pengertian baru tentang benda, mahluk hidup, dan alam semesta. Lapisan ini bersifat sadguna brahman / rupadhatu / berwujud
  • Ananda maya kosa, lapisan kebahagian semesta. Pada lapisan ini meditator mendapatkan rasa bahagia yang luar biasa, diam menikmati rasa bahagia itu. Lapisan ini bersifat nirguna brahman / arupadhatu / tak berwujud

 

Berpetualang dalam badan sendiri, dan diluar badan kita

5 Lapisan aura tersebut sebenarnya terdapat pada badan kita sendiri (mikrokosmos) dan juga terdapat diluar badan kita (makrokosmos). Pada tahap awal memang sangatlah sulit membedakan apakah ini sama atau berbeda. Tetapi dengan kedisiplinan latihan meditasi yang terus menerus, kita akan paham dan menyelami kelima lapisan energi ini.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestDigg this

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *