Bisnis Makanan yang Menguntungkan, Fakta atau Mitos?

Bisnis Makanan yang Menguntungkan, Fakta atau Mitos?

Rahasia dibalik bisnis makanan yang menguntungkan

Bisnis makanan yang menguntungkan? Ya, jika anda bakat dan pintar masak. Ya, jika anda sejak dahulu terkenal membuat masakan yang enak. Ya jika teman teman anda sendiri dengan sendirinya mengakui masakan anda enak. Segera buka restoran / cafe idaman anda!

Rumus ini tidak berlaku untuk anda yang terburu-buru belajar masak karena melihat peluang disuatu daerah belum ada rumah makan ini dan itu. Mengabaikan kelezatan masakan, dan hanya berfokus pada promosi saja.

bisnis makanan yang menguntungkan

Banyak diantara teman-teman kita sendiri yang latah, punya semangat menggebu-gebu menyewa tempat untuk menjual suatu masakan. Hal yang membuat mereka terpacu adalah rasa rakus dan ingin meniru kiprah temannya yang sukses dibidang kuliner. Tapi mereka lupa, nasib dan rejeki tiap orang berbeda-beda. Talenta dan rejeki tiap orang sangat berbeda.

 

Jangan takut dibilang tidak positif thinking, tidak beriman untuk memulai bisnis

Positive thinking memang perlu, tetapi sebelumnya anda harus punya business plan yang terukur dulu. Jangan hanya positive thinking, ber-iman menggebu-gebu, tanpa mau tau kapasitas dan potensi diri.

Logika itu bagian dari iman, perhitungan dan analisa diri yang pasti, itu adalah bagian dari iman. Tuhan tidak menganugrahkan kebodohan dan semangat yang buta pada orang-orang pintar dan pandai menahan diri.

Kenali dulu bakat diri anda, kenali dulu minat anda. Bakat adalah suatu energi yang besar yang memampukan anda bekerja secara indah dalam suatu karya, yang anda bawa sejak lahir, tanpa melalui proses pembelajaran tertentu. Sedangkan minat adalah ketertarikan anda pada suatu bidang pada periode tertentu, kabar buruknya minat ini dapat berubah-ubah seiring dengan waktu, pergaulan, dan lingkungan anda.

Seringkali orang terkecoh antara bakat dan minatnya. Hal ini tentu membawa bencana kerugian investasi bisnis dikemudian hari. Pebisnis yang belum stabil emosinya akan mudah sekali terpengaruh menjalani bisnis baru yang diluar skill utamanya, seringkali mereka tidak sadar ingin ekspansi bisnis karena dipanas-panasi rekan-rekannya.

Jadi, bisnis makanan yang menguntungkan? fakta atau mitos?

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestDigg this

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *